Jumat, 29 April 2016

Bahagia itu tidak sederhana

Siapa bilang bahagia itu sederhana,mudah,simple. Hidup anda bahagia? Ya,dengan mensyukurinya kita bisa bahagia.tp namanya manusia itu gak ada rasa cukup. Kenapa?ya karena kita manusia. Tujuan yang di buat selalu di improvisasi agar menjadi lebih baik
Belum puas dong dengan hasil yang ada. Ada kalanya kita bisa bahagia dengan melihat senyuman,tawa,penderitaan orang lain. Bahagia gak bisa di capai sendiri,kalo kamu bisa berarti "GILA".
Hanya 1 senyuman tulus dari seseorang dapat mengubah dunia mu. Hal ini membahagiakan sekaligus membuat candu. Ingin bahagia lagi,lagi dan lagi
Gak cukup sekali.
Bahagiakan orang lain maka bahagialah dirimu
Bahagia gak sederhana,gak murah gak simple
Bahagia itu mahal

Selasa, 05 April 2016

Best Mekanik

Mengikuti ajang beat mekanik tidak lah mudah. Menjadi partisipan memang mudah namun di kesehariannyalah yang merepotkan. Bagi saya ajang ini memanglah bagus jarang perusahaan perusahaan lainnya mengadakan hal ini secara terbuka seperti di PT. Pama Persada.
Penjaringan peserta selama ini dengan cara seleksi test teori lalu di interview.
Selama test teori banyak mekanik yang mengeluh dan asal asalan menjawabnya.
Terlihat tidaka serius mengikutinya,kenapa?
Padahal ini sangat menguntungkan,jika lolos perwakilan departemen saja hadiahnya lumayan yah juara 4 saja dapat uang untuk membeli 1 unit psp,apalagi juara 1.Belum lagi 3 besar departement akan mendapatkan keistimewaan menjadi MVM (Most Valueble Mechanic)  salah satunya kebebasan pengambilan kompetensi sertifikasi kapanpun berapa pun.Sangat menjanjikan peningkatan karirkan tapi yang saya herankan mengapa mereka seolah olah tidak berminat.
Setelah saya menjalaninya sendiri,memang merepotkan dan tidak mudah. Baik mental,pikiran dan fisik khususnya mental. Hal ini karena kandidat ataupun perserta selalu mengait ngaitkan embel embel "BEST" dengan sehari hari di pekerjaan.
"Masa best kerjanya lambat","masa beat redo","best traktir best","cie iya lah best mekanik"
Hal itu sangat menggangu,namun kita dapat membuatnya menjadi hal positif jika mindset kita juga positif
Kita bisa menggunakan perkataan mereka sebagai cambuk semangat untuk bekerja dengan baik,tanpa redo,cepat tepat dan sesuai prosedur.

Minggu, 03 April 2016

I'm comeback

Setelah lama vacum saya memutuskan kembali mengisi kata demi kata di blog ini
Malas memang penyakit yang sangat ganas,bisa membutakan kelima indra kita,melumpuhkan rasa peduli dan mematikan kreatifitas
Hal ini saya rasakan selama ini menggrogoti saya.
Malas akan menulis membuat malas belajar dan mencoba hal yang bermanfaat lainnya.
Saya minggu kemarin senang tapi sedikit kecewa karena saya terlambat membaca pesan.
Ternyata blog saya di notice
Hahahha.....ternyata ada orang yang menanyakan tentang trouble HD785 warning lamp stay on
Yang stuck ditengah jalan
Saya berjanji akan melanjutkannya dalam minggu ini
Mungkin itu saja celoteh ria saya sebagai pembukaan kembali blog ini

Rabu, 19 Agustus 2015

Keselamatan Bongkar Pasang Komponen Alat Berat

Kali ini saya akan membahas tentang dasar dasar Remove dan Instal komponen. Bisa jadi di katakan dasar bongkar pasang komponen
Ilmu ini saya dapatkan dari Basic Mechanic Course (BMC) berserta modulnya hehehe...
jadi saya akan sedikit share tentang pengetahuan ini.

Pertama sih yang di bahas tentang keselamatan. Soalnya tau sendri alat alat berat contohnya Exavator,Bulldozer,Dump Truck dan lain lain itu ukurannya besar dan berat.

Working Safety
Membongkar dan memasang komponen
Terdapat beberapa hal yang perlu di perhatikan pada saat melakukan pekerjaan membongkar dan memasang komponen, diantaranya : 
  1. Selalu gunakan peralatan kerja yang tepat sesuai dengan peruntukkannya. Jangan menggunakan peralatan kerja yang sudah rusak . (kalo terpaksa lain lagi ceritanya)
  2. Tempatkan peralatan kerja sesuai tempatnya dan serapih mungkin . Supaya mempermudah pengambilan dan tidak memakan tempat saat bekerja.
  3. Pastikan tidak menggunakan jari ketika meluruskan lubang pada komponen. Gunakan Obeng ,bar,rod atau tool lainnya. (bahaya bro jari taruhannya )
  4. Tempatkan Penopang (Stand) yang sesuai dan stabil sebelum melepas pengikat (baut) komponen.
  5. Jika akan membongkar komponen Hidrolik, pastikan tidak ada tekanan yang bekerja . Lihat dulu prosedurnya di Shop Manual alat tersebut.
  6. Gunakan Prosedur LOTO (LockOut TagOut) untuk mencegah operator atau rekan kerja mengoperasikan alatyang sedang kita perbaiki.
  7. Hati-hati dengan komponen berputar. Hindari berkeja ketika mesin sedang beroperasi

Jangan meluruskan lubang komponen dengan jari
Pasang Tag ketika mengerjakan Unit





Rabu, 19 Februari 2014

CAPACITOR ATAU KONDENSOR

Capacitor adalah salah satu komponen pasif elektronika yang mempunyai peran penting dalam suatu sistem rangkaian elektronika. Istilah lain dari capacitor adalah condensator, dalam bahasa Indonesia sering ditulis dengan kapasitor atau kondensator. Satuan capacitor adalah Farad (F) dimana 1 Farad = 1.000 mF (mili Farad), 1 mF = 1.000 μF (micro Farad), 1 μF = 1.000 nF (nano Farad), dan 1 nF = 1.000 pF (pico Farad). Capacitor dapat menyimpan arus listrik untuk sementara waktu dengan karakteristik dapat melalukan arus AC dan menahan arus DC.

FUNGSI CAPACITOR

Di dalam dunia elektronika (Electronics Technology), capasitor/ condensator mempunyai banyak fungsi jika dikombinasikan dengan komponen elektronika lain di antaranya:
  1. Sebagai penyaring (filter) pada rangkaian regulator DC atau power supply untuk meminimalisir tegangan ripple AC yang masih tersisa
  2. Sebagai pembangkit pulsa (frekuensi) dalam rangkaian oscilator
  3. Sebagai penggeser phasa
  4. Sebagai coupling yakni penghubung antara dua buah rangkaian elektronika seperti pada rangkaian penguat (amplifier) yang menghubungkan rangkaian Pre Amp dengan Amplipier

SIMBOL CAPACITOR

Ada beberapa simbol/ lambang capacitor/ condensator yang sering dipakai di dalam skema diagram. Simbol-simbol tersebut menggambarkan jenis dari capacitor/condensator tersebut, sedangkan nilai dari capacitor umumnya di tulis di samping simbol tersebut. Notasi capacitor adalah “C” dengan satuan Farad (F).
Simbol Condensator Nonpolar
Simbol Capacitor Nonpolar
Simbol Capacitor Nonpolar
Capacitor ini tidak mempunyai polaritas sehingga dalam pemasangannya dapat bolak-balik dan umumnya berkapasitas kecil (pico Farad atau nano Farad). Capacitor ini sering dipakai dalam rangkaian yang berhubungan dengan frekuensi seperti dalam rangkaian penguat audio (amplifier).



Simbol Capacitor Bipolar
Simbol Capacitor Bipolar
Capacitor Bipolar
Capacitor jenis ini mempunyai dua polaritas yaitu positif dan negatif sehingga dalam pemasangannya tidak boleh terbalik. Capacitor ini umumnya berkapasitas cukup besar yakni dalam satuan micro farad (μF) sampai dengan mili Farad (mF). Capacitor ini biasa dipakai sebagai filter dalam rangkaian penyearah (rectifier).

Simbol Variable Condensator
Simbol Variable Capacitor
Variable Capacitor
Capacitor jenis ini tidak memiliki polaritas tetapi nilai kapasitansinya dapat diatur secara manual. Variable capacitor biasanya berkapasitas antara 100 pF sampai dengan 500 pF (pico Farad) dan sering digunakan dalam rangkaian radio untuk mengatur frekuensi. Istilah lain dari variable capacitor adalah varco (variable condensator).



KODE WARNA DAN ANGKA PADA CAPACITOR

Untuk mengetahui besarnya kapasitas dari sebuah capacitor/ condensator dapat dilihat dari label yang tertera pada fisik komponen tersebut atau dengan cara diukur menggunakan Capacitance Meter. Namun demikian tidak semua jenis capacitor berlabelkan nilai kapasitas tetapi diwakili dengan kode angka atau dengan kode warna seperti halnya resitor. Berikut adalah tabel konversi warna capacitor.
WARNAKe-1Ke-2Ke-3Ke-4Ke-5
JKLMN
Hitam0010020%4100
1010
Coklat111011%62001001.6
Merah221022%10300250435
Orange331033%15400
40
Kuning441044%205004006.36
Hijau551055%25600
1615
Biru66106-35700630
20
Ungu77--50800


Abu88--
900
2525
Putih99--31000
2.53
Mas--10-15%
2000


Perak--10-210%




Penjelasan
  1. Warna pada band ke-1 dan band ke-2 menunjukkan angka atau nilai dalam pF (pico Farad)
  2. Warna pada band ke-3 adalah multiplier (faktor pengali)
  3. Warna pada band ke-4 adalah toleransi untuk kapasitas di atas 10 pF
  4. Warna pada band ke-5 adalah maksimal tegangan dalam Volt (V) untuk setiap tipe condensator yang berbeda. J= Capacitor Tantalum, K = Capacitor Mica, L = Capacitor Polyester, M = Capacitor Electronite 4 Warna, dan N = Capacitor Electrolite 3 Warna
Contoh
Condensator dengan warna Kuning, Ungu, Merah, Hitam mempunyai kapasitas sebagai berikut:
  1. Kuning = 4 (nilai ke-1)
  2. Ungu = 7 (nilai ke-2)
  3. Merah = 10(faktor pengali yaitu 100)
  4. Hitam = 20% (toleransi)
Jadi kapasitanya adalah
= 47 x 102
= 47 x 100
= 4.700 pF (pico Farad)
= 4.7 nF (nano farad)
Capacitor yang tidak mempunyai kode warna biasanya diganti dengan angka yang nilainya sama denagn urutan warna di atas. Contoh:
  1. 100 = 10 x 100 => 10 x 1 => 10 pF => 0.01 nF
  2.  472 = 47 x 102 => 47 x 100 => 4.700 pF => 4.7 nF
  3. 220 =  22 x 100  => 22 x 1 => 22 pF => 0.022 nF
  4. 683 = 68 x 10=> 68 x 1.000 => 68.000 pF => 68 nF
  5. 103 = 10 x 10=> 10 x 1.000 => 10.000 pF => 10 nF
  6. dan seterusnya

ELEKTRO ELEKTRIK ?

APA ITU ELEKTRONIKA?

Dalam aktifitas sehari-hari, sering kita dengar istilah elektronika bahkan sering menggunakan peralatan yang bekerja atas dasar elektronika. Lantas apa itu elektronika? Elektronika adalah salah satu ilmu pengetahuan yang mempelajari arus lemah untuk menjalankan peralatan listrik dengan cara melakukan pengontrolan aliran elektron (partikel yang bermuatan listrik) seperti dalam rangkaian komputer, rangkaian pendeteksi sidik jari, kalkulator, lampu berjalan, dan perangkat elektronik lainnya. Pengenalan elektronika ini sebaiknya diketahui sebelumbelajar elektronika lebih lanjut seperti beberapa istilah lain yang akan saya bahas.
Elektronika berbeda dengan listrik meskipun satuan dan besaran-besarannya banyak yang sama. Listrik identik dengan tegangan tinggi dan arus kuat sedangkan elektronika mempelajari arus lemah. Elektronika adalah cabang dari ilmu fisika, sedangkan perancangan dan pembuatan rangkaian elektronika adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan teknik elektronika dan instrumentasi.
Berdasarkan sistem kerja dan karakteristiknya elektronika dibagi dua bagian besar yaitu elektronika analog dan elektronika digital, adapun yang lainnya merupakan sub dari kedua bagian tersebut misalnya elektronika industri, elektronika instrumentasi, teknik transmisi, elektronika telekomunikasi, dan sebagainya.
Pada elektronika analog besaran-besaran listrik lebih bersifat linier misalnya besar arus listrik 0,1 A, 7,8 A, 150mA, tegangan 3,55 Volt, 110,35 Volt, dan sebagainya. Nilai besaran listrik tersebut bisa terjadi antara negatif, positif, dan nol yang mencakup bilangan desimal di antaranya. Sedangkan pada elektronika digital tidak dikenal dengan arus dan tegangan negatif tetapi nol (0) dan positif (+), itu pun tidak termasuk bilangan di antaranya karena tidak mengenal istilah bilangan desimal atau pecahan. Elektronika digital hanya mengenal kondisi nol (0) dan satu (1) yang menandakan bahwa kondisi “nol” artinya tegangan nol Volt dan kondisi “satu” adalah 5 Volt (pada IC TTL) dan 12 Volt (pada IC CMOS).
Meskipun hanya mengenal dua kondisi tetapi kondisi “nol” tersebut tidak murni 0 Volt karena ada toleransi demikian juga kondisi “satu”. Istilah lain dari “kondisi” dalam elektronika digital adalah “logic” , jadi kondisi 0 bisa juga dikatakan dengan logic 0 demikian juga dengan kondisi 1 dikatakan sebagai logic 1. Istilah lain dari logic 0 adalah “Low (L)” atau False (F)” dan untuk logic 1 adalah “High (H)” atau “True (T)”. Pembahasan ini erat hubungannya dengan logika Boolean yang menjelaskan tentang gerbang-gergang digital dasar. Pada pembahasan mendatang akan dikenal dengan istilah floating dan high impedance yakni kondisi di antara “nol” dan “satu”.
Dengan demikian perbedaan antara elektronika analog dan elektroika digital yang paling mendasar terletak pada input yang diolah dan output yang dihasilkan, linearitas nilai input dan output, bentuk gelombang, dan flexibilitas tegangan sumber sehingga komponen elektronika yang digunakan pun berbeda.

KOMPONEN ELEKTRONIKA

Pengenalan elektronika selanjutnya adalah tentang komponen elektronika karena dalam praktek dan aplikasinya, elektronika selalu berhubungan dengan komponen elektronika yang merupakan sebuah alat atau benda pendukung suatu rangkaian elektronika yang dapat bekerja sesuai fungsi dan kegunaannya.
Komponen elektronika terbuat dari bahan elektronika yang bersipat konduktor, semikonduktor, dan isolator yang dibangun dari beberapa unsur materi. Jika komponen elektronika disatukan sesuai dengan fungsinya dalam suatu rangkaian elektronika, maka dapat menghasilkan suatu alat yang bekerja sesuai dengan rancangan awal. Sifat dan karakteristik dari komponen elektronika ini beraneka ragam. Ada yang berfungsi untuk mengatur arus, menahan arus, menguatkan sinyal, menyaring noise, merataakan ripple tegangan, dan sebagainya.

PERBEDAAN ELEKTRONIKA, ELEKTRONIK, ELEKTRO, DAN ELEKTRIK

Pengenalan Elektronika selanjutnya mengenai perbedaan istilah-istilah yang berkaitan dengan listrik dan elektronika yang sering kita jumpai sehari-hari.
Elektronika adalah suatu ilmu yang membahas arus listrik lemah sedangkan elektronik adalah peralatan atau perangkat yang menggunakan prinsip kerja elektronika melalui komponen-komponen elektronika yang membangun sistem paada peralatan tersebut seperti Tabung Sinar Katode (Layar Monitor, Layar Televisi, Cathode Ray Tube, CRT), kamera digital, komputer, laptop, tablet, handphone, PDA, dan lain-lain.
Elektro adalah nama jurusan di fakultas teknik yakni teknik elektro yang mempelajari beberapa bidang, di antaranya elektronika, energi listrik, telekomunikasi, komputer dan informatika, dan sistem kontrol. Elektro dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari sesuatu yang berkaitan dengan elektronika.
Elektrik adalah islitah yang berkaitan dengan listrik arus kuat atau nama lain dari listrik. Dari sini dapat disimpulkan bahwa elektrik atau listrik berhubungan dengan tegangan tinggi dan arus kuat sedangkan elektronik dan elektronika berkaitan dengan tegangan rendah dan arus lemah.
Penjelasan mengenai pengenalan elektronika di atas adalah opini saya berdasarkan beberapa penelitan dari istilah-istilah yang sering saya jumpai sehari-hari dan dengan merujuk bebarapa nara sumber offline dan online.